Minggu, 04 Mei 2014
Kamis, 10 April 2014
Hanura, partai yang men-calonkan WIN-HT sebagai CAPRES-CAWAPRES [GAGAL] nya ini, dapat hasil buruk dalam pemilu kali ini. Sudah pasti mereka tak memenuhi Presidential Threshold kali ini. Sayang, mereka sudah terlanjur main di sinetron, bikin kuis, bikin theme song, eh, ujung2nya gagal juga..
"Begini deh, kita buktikan nanti pemilu 9 April (Hanura) menang atau tidak?" jawabannya, TIDAK. Pak HT ini, belom berani juga tampil di TV lalu blg, "Ternyata memang saya kalah." Saya takut, Pak HT ini dapet lakhnat dari Tuhan YME. Udah nge-rampok frekuensi publik buat acara kampanye-nya, men-dzolimi penonton TV-TV nya, yang lagi nonton, mendadak harus nonton kuis abal nya itu. Semoga saja, HT tobat dan ga usah terjun ke ranah politik lagi. Semoga saja bapak gak depresi atau bunuh diri.
"Begini deh, kita buktikan nanti pemilu 9 April (Hanura) menang atau tidak?" jawabannya, TIDAK. Pak HT ini, belom berani juga tampil di TV lalu blg, "Ternyata memang saya kalah." Saya takut, Pak HT ini dapet lakhnat dari Tuhan YME. Udah nge-rampok frekuensi publik buat acara kampanye-nya, men-dzolimi penonton TV-TV nya, yang lagi nonton, mendadak harus nonton kuis abal nya itu. Semoga saja, HT tobat dan ga usah terjun ke ranah politik lagi. Semoga saja bapak gak depresi atau bunuh diri.
.jpg)
Indonesia baru saja menuntaskan Pemilu 2014, yang pada akhirnya mengeluarkan PDI-P sebagai jawara kali ini disusul Golkar. Pintu-pintu Koalisi mulai dibuka, partai-partai Islam pun yang tadinya hanya menjadi "medioker". Tim Countyst, tadi melakukan sedikit analisa mengenai kemungkinan koalisi antar partai. Gerindra, kali ini menjadi kuda hitam dalam koalisi. Jika, Gerindra dipasangkan dgn Golkar ataupun dgn PDI-P, akan menghasilkan kekuatan yg seimbang. Jadi, keputusan ada ditangan Gerindra. Siapkah Prabowo mjd Cawapres? Karena, sudah pasti PDI-P ataupun Golkar akan tetap memajukan Capres-nya masing-masing.
Live QUICK COUNT GAMEDAY PEMILU 2014
Persentase Suara Masuk : 93%












Persentase Suara Masuk : 93%
Suara sah : 65,63% Tidak sah : 7,75% Tidak digunakan : 26,62%
01 NASDEM 6,70%
02 PKB 9,13%
03 PKS 6,98%
04 PDIP 9,24%
05 GOLKAR15,02%
06 GERINDRA 11,76%
07 DEMOKRAT 9,43%
08 PAN 7,51%
09 PPP 6,68%
10 HANURA 5,11%
11 PBB 1,5%
12 PKPI 0,94%





